15 Agustus 2008
Semarak Milad Ke-5 PIP-PKS Jepang
Puncak acara Milad ke-5 PIP-PKS Jepang sukses terselenggara pada 10 Agustus 2008 di Josei Kaikan, Nagoya. Ruangan dengan kapasitas 150 orang yang disewa oleh panitia penyelenggara tampak penuh oleh kader dan simpatisan PKS di Jepang.
Peserta yang hadir tampak antusias mendengar uraian-uraian dari ketiga pembicara. Menurut Ketua PIP-PKS Jepang, Dr. Muhammad Itqon, slogan �PKS Bersih, Peduli dan Profesional� merupakan refleksi dari tiga pilar agama Islam, yaitu iman, Islam dan ihsan. Sedangkan menurut Ust. Rofi� Munawar, Lc. anggota DPRD Jawa Timur, bersih adalah wujud kesholehan pribadi. Peduli adalah wujud dari kesholehan social. Dan profesional adalah core competency, dan ini adalah yang akan diuji ketika PKS menjadi pemimpin.
Selain itu, Prof. Mina Hattori dari Nagoya University, turut memberikan presentasi dengan tema �Lembaga Pendidikan Islam antara Prospek dan Tantangan dalam Membangun Generasi Islam.� Beliau menyoroti adanya perbedaan sistem pendidikan di Indonesia dan Jepang khususnya pada penerapan pendidikan Islam di Indonesia. Di akhir presentasinya, beliau menyampaikan harapan-harapan terhadap lembaga-lembaga pendidikan Islam ini agar lebih eksis kedepannya.
Selain Tabligh Akbar, acara ini dimeriahkan juga dengan penyerahan hadiah PIP-PKS Cup, sebuah turnamen bulutangkis yang diselenggarakan pada 3 Agustus 2008 yang merupakan rangkaian pertama peringatan Milad ke-5 PIP-PKS ini. Ketiga pemenang berturut-turut adalah tim dari Inuyama, Hamamatsu dan Taketoyo. Penyerahan hadiah ini disampaikan langsung oleh Ust. Rofi Munawar, Lc. dan Ketua PIP-PKS Dr. Muhammad Itqon. Semangat para peserta semakin berkobar ketika dilantunkan beberapa nasyid penyebar semangat yang dibawakan oleh peserta dan panitia.
Di tempat lain panitia ternyata telah menyiapkan bazar yang bisa dikunjungi oleh para peserta di sela-sela waktu istirahat. Berbagai produk dijual di sana mulai dari buku, kaset islam, pakaian hingga makanan dan minuman.
Semarak Milad tahun ini benar-benar membuat antusias para pengunjung. Bahkan ada yang menyewa bus untuk datang bersama rombongan. �Dari Hamamatsu kami datang dengan menyewa bus beserta dengan rombongan sekitar 53 orang,� begitu ujar salah satu peserta dari Hamamatsu.
13 Agustus 2008
Persembahan PKS Untuk Indonesia
Pada kesempatan itu, Walikota Bankstown, Councillor Tania Mihailu, dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat menghargai acara yang sesuai dengan semangat multikultural yang menjadi ciri khas kota Bankstown itu sendiri.
PK-Sejahtera Online: Dalam rangka menyambut HUT RI ke 63, Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera wilayah Australia New Zealand (PIP-PKS ANZ), menyelenggarakan Indonesia Day 2008 di Paul Keating Park, Bankstown, NSW. (9/8).Kegiatan yang bertemakan "Celebrate the vibrant culture of Indonesia"
ini dibuka secara resmi oleh Sudaryomo Hartosudarmo, selaku
Konsul Jenderal RI Sydney.
Pada kesempatan itu, Walikota Bankstown, Councillor Tania Mihailu, dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat menghargai acara yang sesuai dengan semangat multikultural yang menjadi ciri khas kota Bankstown itu sendiri.
Hadir pula pada acara ini Bupati Halmahera Selatan Muhammad Kasuba beserta sejumlah rombongan. Selain membuka stand pameran Halmahera Selatan, rombongan Halmahera Selatan juga berkesempatan untuk bertemu dengan Bankstown City Council didalam usahanya untuk menjajagi exchange of information antara kedua kota dalam bidang perencanaan tata kota, waste management, pendidikan, kesehatan dan riset.
Ketua PIPPKS ANZ Erman Syaffebian, menyatakan bahwa ada dua hal yang menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan Indonesia Day ini, yaitu untuk
mewujudkan dan menjaga keterikatan emosional generasi muda Indonesia
di Sydney terhadap tanah airnya sehingga mampu menjadi duta bangsa
yang berfungsi sebagai jembatan antara Australia dan Indonesia, dan
juga untuk merintis upaya mediasi antara pemerintah daerah di berbagai
penjuru Nusantara untuk melakukan kerjasama dengan berbagai
pemerintahan daerah di berbagai kota di Australia dan New Zealand.
Acara yang diperkirakan dihadiri oleh kurang lebih 1500 pengunjung ini,
dimeriahkan oleh lomba busana daerah, seni bela diri pencak silat
"Tapak Suci", tarian Pendet dari Bali, tarian Bondan dari Jawa Tengah,
serta penampilan band Garis yg menampilkan perpaduan gamelan
tradisional dan seni kontemporer.
Berbagai stand makanan Indonesia, seperti mie kocok dan siomay Bandung, nasi gudeg Jogja, martabak, nasi dan sate Padang dan lain lain, juga ikut menyemarakan acara ini. Sedangkan stand pelayanan informasi diikuti oleh stand PIP-PKS ANZ, stand budaya dan hasil alam Halmahera Selatan, stand media TV SBS, dan stand buletin Indomedia. (my/anz)
Sumber: www.pk-sejahtera.org
