Tampilkan postingan dengan label 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2009. Tampilkan semua postingan

24 Januari 2009

Iklan Singkatan PKS

Wakil Sekjen DPP PKS, Fahri Hamzah menegaskan, iklan terbaru ini menegaskan bahwa PKS adalah partai nasional, yang komitmen terhadap nilai nasionalisme, kebangsaan, dan agama. “Makanya kami memandang seluruh elemen bangsa ini adalah market PKS,” tegasnya kepada INILAH.COM, Kamis (22/1).

Kenapa iklan PKS masih berkutat pada isu partai terbuka? Fahri menegaskan, iklan PKS akan berlanjut hingga Maret mendatang. Menurut dia, iklan yang baru muncul di televisi tersebut merupakan serial dari iklan sebelumnya.

“Jadi tenang saja. Kita tahu apa yang kita lakukan. Kita hanya mengingatkan publik, bahwa originialitas ide dan susbtansi jauh lebih penting dari make up-nya,” terang mantan aktivis KAMMI ini. Menurut dia, iklan politik yang mementingkan make up sama saja menampilkan politik sensasi, bukan politik substansi.



19 September 2008

PKS Kampanye Pelayanan Masyarakat


JAKARTA
- Untuk meningkatkan keterpilihan atau elektabilitas partai di tahun 2009, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPW DKI Jakarta menguatkan kampanye dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Setelah menyelenggarakan Bazzar Merdeka di 178 lokasi pada bulan Agustus lalu, di bulan Ramadhan atau September ini, PKS kembali menggelar Bazzar Sembako Murah dan Takjil on the Road atau memberi penganan berbuka bagi pengguna kendaraan bermotor.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana, di sela-sela acara buka puasa bersama masyarakat sekitar kantor DPW di kawasan Kwitang, Jum?at (19/9/2008).

Kampanye model ini, menurut Triwisaksana, masih dibutuhkan masyarakat. "Masyarakat masih membutuhkan role model atau teladan tentang partai politik yang bisa melayani kebutuhan dasar mereka," ujar pemilik panggilan akrab Sani ini.

Menurutnya, dalam soal ini, PKS tidak akan kehabisan program. Karena, tambahnya, sebelum jadi partai pun, para kader PKS telah terbiasa dengan kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.

Meski demikian, dalam aktivitas pelayanan tersebut PKS tetap menyisipkan pesan-pesan politik. Sani menyampaikan lebih jauh, tugas partai politik memberikan pendidikan dan pencerahan politik kepada masyarakat.

Untuk itu pengurus PKS Jakarta menginstruksikan struktur dan kader di bawah untuk tetap menyampaikan visi, idealisme serta program-program PKS untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

"Selain itu, kami juga ikut membantu sosialisasi tentang tahapan-tahapan Pemilu 2009. Ya hitung-hitung membantu tugas KPU," papar Sani.(hri)

Sumber:
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/09/19/1/147656/pks-kampanye-pelayanan-masyarakat

14 September 2008

PKS Jaring Capres dari Silaturahmi & Invetarisir


JAKARTA - Partai Keadailan Sejahtera (PKS) akan menjaring kandidat calon presiden (capres) dari dua jalur. Yakni silaturahmi dan inventarisir 100 calon pemimpin yang telah dimiliki.

Namun PKS mengaku belum melakukan pemilihan terhadap para calonnya dari kedua jalur tersebut.

"Kita belum mengerucut. Kita melakukan konmunikasi secara intesif dengan sejumlah pihak dari sekarang. Karena tidak mungkin juga kita tiba-tiba menentukan. Komunikasi tetap kita bangun. Tetapi waktu untuk mengambil keputusannya, itu nanti," ungkap Sekjen PKS Anis Matta usai berbuka puasa bersama di Restoran Abunawas, Matraman Dalam, Jakarta, Sabtu (13/9/2008).

Kini menurutnya, PKS telah membuka komunikasi dengan semua capres yang ada. Begitu juga dengan mereka yang mau maju sebagai cawapres.

"Kita berkomunikasi dengan Sutiyoso, Sri Sultan, juga dengan Sutanto dan semua pihak," sebutnya.

Sedangkan dalam hal inventarisir, menurutnya, merupakan istilah grup pemimpin untuk masa depan yang telah dikriteriakan oleh PKS.(Iman Rosidi/Trijaya/hri)


Sumber:
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/09/13/1/145695/pks-jaring-capres-dari-silaturahmi-invetarisir

19 Agustus 2008

PKS Serahkan 573 Daftar Caleg

PKS menyerahkan 573 daftar nama calon anggota legislatif 2009. Caleg PKS yang sudah diseleksi 2 tahun lalu dan disumpah janji setia berusia rata-rata sekitar 30 tahunan yang paling muda berumur 26 tahun. Selain itu, PKS juga menyerahkan lebih dari 12.000 lembar dokumen pendaftaran Calegnya.

Sumber: tv.detik.com



15 Agustus 2008

PKS Jakarta Sosialisasikan Caleg Provinsi


Anggota dewan periode 2004-2009, masih menghiasi daftar caleg provinsi DKI dari PKS. Diantaranya, Rois Hadayana, Tubagus Arief, Nurmansjah Lubis, serta Igo Ilham.


PK-Sejahtera Online: Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Ir Triwisaksana akan maju sebagai calon anggota legislatif DPRD DKI Jakarta lewat Jakarta Selatan. Kepastian tersebut diperoleh setelah DPP PKS menetapkan caleg Provinsi DKI Jakarta malam ini, 13/8, yang ditandatangani oleh Presiden Partai, Sekretaris Jenderal dan Ketua DPP Wilayah Da’wah Banten, Jakarta dan Jawa Barat. Dalam daftar urutan caleg tersebut, Sani berada di nomor urut pertama.

Mendampingi Sani di dapil DKI-2, adalah dr Jamal Muhammad yang saat ini menjabat sebagai sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS DKI Jakarta. Sementara itu, dari Jakarta Selatan ini, PKS juga menempatkan Kurniasih Mufidayati pada nomor urut tiga. Saat ini caleg perempuan dari Jaksel tersebut menjabat sebagai Ketua Deputi Pemberdayaan Perempuan di Bidang Kewanitaan DPW PKS DKI Jakarta.

Dalam daftar yang diumumkan Rabu malam (13/8), disebut juga nama Abdul Aziz Abdur Rauf yang merupakan Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta sebagai caleg di nomor urut satu untuk dapil DKI 1, Jakarta Timur. Mendampingi, Abdul Aziz, terdapat nama-nama Ketua-Ketua DPW PKS DKI Jakarta seperti M Gunawan (Sekretaris umum) dan Rifkoh Abriani (Ketua Kewanitaan) di nomor urut selanjutnya.

Para ketua-ketua partai di tingkat kotamadya juga disebut sebagai caleg di wilayahnya masing-masing. Diantaranya Wasito Al Wasith, yang menjadi caleg nomor satu untuk dapil DKI 3, Jakarta Barat. Sedangkan Ketua DPD Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, sama-sama menjadi caleg nomor dua di dapilnya masing-masing.

Sementara anggota dewan periode 2004-2009, masih menghiasi daftar caleg provinsi DKI dari PKS. Diantaranya, Rois Hadayana, Tubagus Arief, Nurmansjah Lubis, serta Igo Ilham. Adapun untuk keterwakilan perempuan dalam daftar caleg ini, PKS DKI Jakarta telah memenuhi 30% kuota perempuan. (pks jakarta)

08 Agustus 2008

Balon Berangka Delapan






DPW PKS Sulawesi Selatan melaunching no urut partainya dalam PEMILU 2009. Sumber: http://foto.detik.com/readfoto/2008/08/08/150834/985302/157/1/balon-berangka-delapan

15 Juli 2008

Tolak Caleg Non Kader, PKS Trauma Kasus DPR

JAKARTA - Kebijakan DPP PKS tidak mengakomodir calon legislatif dari kalangan non kader bertujuan untuk menegaskan identitasnya sebagai partai kader. Selain itu, PKS tidak ingin wakilnya di Senayan kelak bermasalah.

"PKS tidak ingin calegnya di kemudian hari bermasalah di Senayan, karena itu kita tidak menerima caleg dari unsur luar parpol," ujar Ketua Bappilu DPP PKS, Muhammad Razikun di Jakarta, Senin (13/7/2008).

Kebijakan ini, kata dia, untuk menjaga citra PKS sebagai partai bersih. Pasalnya, standar ekspektasi masyarakat terhadap tingkat ?~kebersihan' PKS lebih tinggi daripada parpol lain.

Dia menambahkan, maraknya sejumlah kasus korupsi yang menimpa para politisi Senayan juga menjadi pertimbangan tersendiri untuk membatasi caleg yang akan diajukan PKS. "Kita hanya belajar dari pengalaman parpol lain dan berharap agar hal itu tidak menimpa PKS," tukasnya.

Menurut dia, salah satu penyebab maraknya politisi bermasalah karena proses rekrutimen caleg yang kurang ketat. Sehingga parpol tidak betul-betul mengetahui latarbelakang caleg. "Kalau kita lihat anggota dewan yang menjadi pasien KPK saat ini adalah para petualang politik yang kerjanya pindah-pindah parpol," ujarnya.

Sumber:
http://www.pk-sejahtera.org